Things to be grateful of

Let’s just stop the sadness and just focus on things that I should be grateful of. Memang benar Hudza pisah sama Bunda nya, tapiiiii di Bandung, Masya Allah, Hudza diasuh oleh banyak orang yang sayang Hudza, ada Nana, Yangkung dan juga Bi Entin, eh dan tentu ada ayahnya doong, Mas Fikri. Kadang Nana juga suka bawa Hudza ke pengajian, dan sudah mulai bisa dekat, tertawa2 dengan teman2 pengajiannya mamah. Fiuuuhhh, Alhamdulillah, lega rasanya melihat Hudza yang sisi sosial-emosional nya makin terasah, pelan pelan mulai hilang separation anxiety nya.

Dan yang paling bikin terheran heran sekaligus senang adalah nafsu makan Hudza yang meningkat, dan tidur malam yang makin pulas. Sudah keliatan seperti anak besar saja, makan bisa 3x sehari dengan lahap, habis semua dalam waktu 10 menit saja, ditambah snack kue dan buah-buahan yang menurut laporan kadang lebih dari 2 porsi snack sehari. Hmmmmm, pantas saja sekarang Hudza terlihat begitu gembil, tangannya, pipinyaa, perutnya, keliatan maju semua, oh ya, sepertinya tinggi nya juga nambah, diliat dari foto aja sih, kalau celana nya Hudza sudah mulai kependekan sekarang.

image

Look at him sleeping so safe and sound.. And now Hudza looks super big already!!! Alhamdulillah

Mengenai tidurnya, masih peer banget sih buat yang ngasuh Hudza di Bandung, terutama kalau siang, masih suka terganggu suara tukang jualan hehehe, tapi tidur malamnya patut diacungi jempol deh.. Dulu kayaknya hanya semalam dalam beribu2 malam Hudza bisa bobo nyenyak straight 6-7 jam, sisanya? Sering terbangun minta mimi ASI terutama setelah jam 1 malam. Dan sekarang? Laporan dari ayahnya sih bilang Hudza sudah bisa tidur malam sendiri, guling-guling di kasur, rentangnya sekitar jam 7-9 malam, trus bobo nyenyak sampai jam 4!! Minum susu, lalu tidur lagi, bahkan kabarnya pernah kejadian Hudza bobo semalaman, 12 jam!! Masya Allah, betapa senangnya Bunda dapat kabar2 baik Hudza dari ayah dan Nana, yang awalnya khawatir berlebih tentang tidur dan makan Hudza, terlebih selepas disapih secara terpaksa, dan melihat nafsu makan Hudza selama saya masih di Bandung 2 minggu lalu, yang masih sangat sedikit. Namun kekhawatiran itu sirna, Hudza is really in a good hand right now. Allah is taking care of him through Ayah and my parents.

Ohya, hal lainnya yang sangat patut disyukuri adalah kesehatan Hudza yang jauh membaik. Selama winter di Belgia sini, walaupun gak bersalju, tapi Hudza was having a very difficult time, dia jadi sering sakit, adaaaa saja penyakitnya, infeksi paru-paru, infeksi telinga, sampai cacar air, terakhir masih ada lendir di telinga nya. Tapi sampai Indonesia, awal-awal memang masih meler sedikit, sisa dari Belgia, tapi Masya Allah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, Hudza sekarang sehat2, dan semoga sehat selalu di sana.

Dan, satu lagi yang bikin Bunda bahagiaaaaa, Bunda sudah tau cara bikin Hudza ketawa2 pas video call sama Hudza, momen manis dengan Hudza, yang senyum2, ketawa2 setiap video call, momen yang hanya milik kita berdua ya Hudza boy… Salam bababababbababababababa, hihi.. Dan juga ketika dinyanyikan lagu Itsy Bitsy Spider dan Ba-Ba Black sheep.

Woowwww, saya sangat terkejut lho betapa powerful-nya nulis hal-hal positif kayak gini, ternyata bisa bikin senyum2 sendiri, walaupun tetap kangen, tapi seneng aja ngebayanginnya Hudza bahagia dan senyum tertawa di sana…

Keep being my active, happy, healthy, cute little boy, Hudza… Bunda selalu menunggu kejutan berita baik berikutnya..

 

#ODOPfor99days

#day20

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s